Selasa, 17 November 2015

Unique Selling Proposition



Untuk menjadi bisnis yg sukses Anda tidak perlu menjadi yang terbaik, Anda hanya perlu menjadi unik. Mengidentifikasi, mengembangkan dan menjalankan USP kamu didalam setiap hal dilakukan dalam bsnis menjadi suatu hal yang penting. Hal tersebut akan membedakan bisnis Anda, membuatnya terkenal, dan memberikan keuntungan lebih. Satu kesalahan fatal dari bisnis kebanyakan adalah tidak menjadi sesuatu yang unik yang bisa menjadi keunggulan usaha Anda. Adalah penting bagi para pebisnis untuk memiliki keunikan dari bisnis/ produk/ jasa Anda. Unik, lain daripada yg lain.

Bisnis yang ikut-ikutan jarang sekali bertahan. Mereka biasanya terjebak dalam perang harga karena mereka tidak memiliki sesuatu yg unik untuk memberi nilai di pikiran prospek atau konsumen. Mereka hanya memiliki senjata satu-satunya untuk bersaing yaitu harga. Kecuali Anda memiliki modal yang jauh lebih besar daripada kompetitor, maka Anda akan kalah.
Mengingat konsumen memiliki banyak sekali pilihan untuk untuk membeli, maka jika bisnis kita mau bertahan dan tumbuh, maka kita harus membedakan diri kita dari produk serupa di mata konsumen. Pembeda itu dinamakan Unique Selling Proposition (USP)

USP yang dibuat harus nyata, jelas, dianggap sebagai seuatu yang bernilai dimata prospek serta dijamin keberadaannya. Lalu, bagaimana cari mengidentifikasi, menetapkan dan mengembangkan USP Anda. 

Langkah pertama adalah mencari apa yang dibutuhkan konsumen namun tidak bisa didapat dari pesaing / pemain di bisnis serupa. Ini dinamakan Performance Gap. 

Misal Anda Bisnis Bengkel dan menemukan banyak konsumen ragu dengan kejujuran karyawan bengkel yang men-charge, biaya dan komponen yang sebenarnya tidak perlu-perlu amat untuk diganti. Maka kejujuran bengkel bisa menjadi Performance Gap-nya. Dan Anda bisa mengembangkan USP semacam: Jika tidak rusak, kami tidak akan perbaiki sehingga Anda tidak keluar biaya.

Intinya, kreatiflah dalam memperhatikan fenomena dalam bisnis Anda untuk dapat melihat Performance Gap dan mengeluarkan ide USP yang akan Anda kembangkan.
Setelah punya USP, hal yang selanjutnya Anda perlu lakukan adalah mengkomunikasikan USP itu ke semua prospek Anda dalam semua material promosi yang Anda punya, lalu sangat penting Ana memberikan Jaminan (Garansi) bahwa USP yang dijanjikan memang benar terealisasi.

Senin, 16 November 2015

Bisnis Seharusnya Mudah…

Karena Rumus untuk naikan omset dan laba bisnis ya itu-itu saja. Secara logika sederhana, cara naikan omset dapat dirumuskan dengan sederhana sebagai berikut:
ü  Promosi untuk mendapatkan prospek sebanyak-banyaknya
ü  Mengupayakan orang yang prospek menjadi pembeli
ü  Mengupayakan pembeli membeli lebih sering (menjadi pelanggan)
ü  Mengupayakan pelanggan untuk membeli lebih banyak
ü  Mengurangi biaya-biaya

Rumus diatas masuk akal bukan? Rasanya rumus diatas berlaku untuk hampir semua jenis bisnis. Skala kecil maupun besar, jasa ataupun produk, perdagangan ataupun produsen.

Nah perkara selanjutnya adalah bagaimana caranya?

Bagaimana cara meningkatkan prospek yakni jumlah orang yang mampir ke toko Anda, menelpon Anda, bertanya mengenai produk/  jasa Anda, mengunjungi ke website/ webstore Anda. 

Bagaimana membuat orang yang tadinya hanya bertanya berkunjung menjadi membeli.
Sudah dapat pembeli?  Bagaimana cara mengupayakan supaya pembeli Anda membeli berkali-kali, tidak beralih ke pesaing, tidak lupa akan bisnis Anda.
Bagaimana caranya supaya mereka bisa beli lebih banyak lagi dari Anda, tanpa merasa terpaksa?

No action nothing happen,
Take action miracle may happen

Blog ini membahas puluhan tips-tips praktis cara berpromosi untuk meningkatkan prospek, tips cara mengubah prospek menjadi pembeli, cara menjadikan mereka loyal membeli dari Anda dan meningkatkan jumlah pembelian. Sudah dikumpulkan dari mulai tips paling sederhana yang tidak memerluka biaya, sampai tips yang paling mutakhir.


Tips ini disarikan bertahun-tahun pengalaman penulis sebagai praktisi bisnis dan juga teori serta referensi mengingat penulis juga mengabdikan dirinya sebagai dosen.  Saya sudah mempraktekan lebih dari 75% dari seluruh jurus yang saya tuliskan ini. Ada yang bagus buat saya ada juga yang hasilnya kurang bagus untuk bisnis saya namun tetap saya tuliskan saja, karena bagus buat saya belum tentu bagus buat Anda, demikian juga sebaliknya, mungkin ada jurus yang gagal diaplikasikan oleh saya  namun akan sukses bila Anda yang menerapkannya.